Bupati Bintan Apri Sujadi saat memimpin rapat refocussing anggaran di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan baru-baru ini. (Foto: Istimewa/Tanjak.co.id)

TANJAK, Bintan – Pemkab dan DPRD Bintan sepakat kembali melakukan refocussing anggaran pada APBD 2021. Hal itu dilakukan dalam upaya penanganan dan perbaikan fasilitas pascabencana awal tahun dan program di bidang kesehatan.

Kebijakan refocussing juga dalam menyikapi permintaan dari pemerintah pusat, yang telah mengalokasikan delapan persen dari dana transfer harus difokuskan pada hal-hal prioritas.

“Seperti program kesehatan yang salah satunya akan mensukseskan gerakan vaksin serta insentif dan penyediaan ruangan isolasi,” kata Bupati Bintan, Apri Sujadi saat membuka rapat tentang refocussing anggaran di Aula Bandar Seri Bentan, kemarin.

Baca Juga :  HM Soerya Respationo Kukuhkan Tim SInergi Dan Relawan Di Tanjungpinang
Bupati Bintan Apri Sujadi saat memimpin rapat refocussing anggaran di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan baru-baru ini. (Foto: Istimewa/Tanjak.co.id)

Kebijakan refocussing juga, sebut Apri, dalam rangka menyikapi pascabencana banjir dan tanah longsor, beberapa infrastruktur juga harus diperbaiki.

”Dan itu diperlukan puluhan miliar. Belum lagi, alokasi 8 persen yang harus kita siapkan dari dana transfer. Jadi refocussing anggaran akan kembali kita lakukan,” tanggap Apri.

Selain itu, refocussing anggaran juga akan ditujukan bagi menggesa program ekonomi yang akan dijalankan di tahun 2021 ini. Termasuk program RPJMD yang akan dijalankan bagi penanganan pemulihan ekonomi nasional.

Di antaranya menggesa program bantuan lansia, serta pinjaman tanpa bunga, dan program kampung. Sebab itu semua termasuk dalam program yang diusung Apri – Roby saat kampanye pada Pilkada Serentak 2020 lalu.

Baca Juga :  Wagub Marlin: Pemprov Sambut Baik Program KKDN Seskoal di Kepri

“Masyarakat selama pandemi mengalami keterpurukan. Jadi tahun ini kita akan upayakan secepatnya program recovery ekonomi,” jelasnya.

“Sesuai visi misi kami. Yaitu pemberian BLT terdampak covid-19, bantuan stimulus tanpa bunga bagi UKM serta gerakan membangun kampung berbasis pemberdayaan masyarakat,” demikian Apri.

Penulis: Redaksi
Editor: Takeichii

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here