Tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, Datok H Huzrin Hood SH MH MPdI. (Foto: Tanjak.co.id).

TANJAK.CO.ID, Tanjungpinang – Sosoknya sangat dikenal, dan terkadang malah kontraversial. Itulah sosok Datok H Huzrin Hood. Baginya itulah langgam kehidupan.

Tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau ini, tidak pernah lekang dari penilaian baik dari kawan maupun lawan.

Sejak menjadi Anggota DPRD dalam usia muda yakni berusia sekitar 31 tahun saat itu, Datok Huzrin, terus menapak menjadi Ketua DPRD, hingga dipuncak karir politiknya menjabat sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Riau.

Sebenarnya, figur Datok Huzrin, sudah berada di zona yang sangat nyaman. Namun bukanlah Huzrin Hood, bila tidak terus bergerak. Jalan keras yang penuh duri, pun dilaluinya.

Baca Juga :  Polres Bintan Tangkap Bandar dan Pembeli Lotre Sie-Jie di Kedai Kopi

Karena, sebagai seorang penggagas, pelaku, pejuang, yang berhasil membentuk Propinsi Kepulauan Riau, walau akhirnya ia ‘berhasil’ pula dijebloskan ke penjara.

Setelah itu, sosok yang bersahaja ini, seakan terus menjelma menjadi oposisi. Ketidakpuasannya terhadap jalannya roda pembangunan di Kepulauan Riau yang ia bidani kelahirannya, tak pernah berhenti ia berteriak, walau ia tau banyak yang tak sudi memakluminya.

Sekarang seorang Huzrin Hood bercakap tentang sosok Ansar Ahmad yang awal politik diajak olehnya menjadi Wakil Bupati dan kini memimpin Propinsi Kepulauan Riau sebagai Gubernur.

Baca Juga :  Gubernur Ansar Ahmad Dukung Penuh Pembangunan di Lingga

Tak jera ia berkisah lambatnya Pemerintah melawan Corona dengan Genose yang menambah beban rakyat. Tak lupa ia membangun Majelis Rakyat Kepulauan Riau, agar Propinsi ini tidak menjadi tempat suka-suka para pejabat sahaja.

Huzrin Hood kini sedang mengatur siasat, agar Kepulauan Riau tidak tersesat bersama rakyat. Akhirnya, Huzrin Hoodpun bercakap bahwa selemah-lemahnya berjuang adalah kita berani bercakap untuk sebuah kebenaran.

”Bercakap adalah sebuah keharusan dan awal menuju kebaikan. Cakap jangan tak cakap!” demikian Datok Huzrin Hood.

Reporter: Redaksi
Editor: ALI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here